Sabtu, 17 Mei 2014

JOB DESCRIPTION KAMAR OPERASI

A.          Pengertian Kamar Operasi
Kamar operasi adalah suatu unit khusus di rumah sakit, tempat untuk melakukan tindakan pembedahan, baik elektif maupun akut, yang membutuhkan keadaan suci hama (steril).
Secara umum lingkungan kamar operasi terdiri dari 3 area.
1.      Area bebas terbatas (unrestricted area)
Pada area ini petugas dan pasien tidak perlu menggunakan pakaian khusus kamar operasi.
2.      Area semi ketat (semi restricted area)
Pada area ini petugas wajib mengenakan pakaian khusus  kamar operasi yang terdiri atas topi, masker, baju dan celana operasi.
3.      Area ketat/terbatas (restricted area).
Pada area ini petugas wajib mengenakan pakaian khusus kamar operasi lengkap dan melaksanakan prosedur aseptic.

B.           Job Description Kamar Operasi
Peran perawat perioperatif tampak meluas, mulai dari praoperatif, intraoperatif, sampai ke perawatan  pasien pascaanestesi. Peran perawat di kamar operasi berdasarkan fungsi dan tugasnya terbagi 3 yaitu :
1.      Perawat administratif
2.      Perawat pada pembedahan
3.      Perawat pada anestesi
Pada parktiknya, peran perawat perioperatif dipengaruhi oleh beberapa faktor :
1.      Lama pengalaman
Lamanya pengalaman bertugas dikamar operasi, terutama pada kamar pembedahan khusus, seperti sebagai perawat instrumen di kamar bedah saraf, onkologi, ginekologi, dan lain lain akan memberikan dampak yang besar terhadap peran perawat dalam menentukan hasil pembedahan.
2.      Kekuatan dan ketahanan fisik
Beberapa jenis pembedahan, seperti bedah saraf, toraks, kardiovaskular, atau spina memerlukan waktu operasi yang panjang. Pada kondisi tersebut, perawat instrumen harus berdiri dalam waktu lama dan dibutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi. Oleh karena itu, agar mengikuti jalannya pembedahan secara optimal, dibutuhkan kekuatan dan ketahanan fisik yang baik.
3.      Keterampilan
Keterampilan terdiri atas keterampilan psikomotor, manual, dan interpersonal yang kuat. Agar dapat mengikuti setiap jenis pembedahan yang berbeda-beda, perawat instrumen diharapkan mampu untuk mengintegrasikan antara keterampilan yang dimiliki dengan keinginan dari operator bedah pada setiap tindakan yang dilakukan dokter bedah dan asisten bedah. Hal ini akan memberikan tantangan tersendiri pada perawat untuk mengembangkan keterampilan psikomotor mereka agar bisa mengikuti jalannya pembedahan.
4.      Sikap professional
Pada kondisi pembedahan dengan tingkat kerumitan yang tinggi, timbul kemungkinan perawat melakukan kesalahan saat menjalankan perannya. Perawat harus bersikap professional, dan mau menerima teguran. Kesalahan yang dilakukan oleh salah satu peran akan berdampak pada keseluruhan proses dan hasilpempedahan.
5.      Pengetahuan
Yaitu pengetahuan tentang prosedur tetap yang digunakan institusi. Perawat menyesuaikan peran yang akan dijalankan dengan kebijakan dimana perawat tersebut bekerja. Pengetahuan yang optimal tentang prosedur tetap yang berlaku akan memberikan arah pada peran yang dilaksanakan.

C.          Peran Perawat Pre Operasi
Sebelum tindakan operasi dimulai, peran perawat melakukan pengkajian pre operasi
awal, merencanakan penyuluhan dengan metode yang sesuai dengan kebutuhan
pasien, melibatkan keluarga atau orang terdekat dalam wawancara, memastikan
kelengkapan pemeriksaan praoperasi, mengkaji kebutuhan klien dalam rangka
perawatan post operasi.
a)      Pengkajian
Sebelum operasi dilaksanakan pengkajian menyangkut riwayat kesehatan dikumpulkan, pemeriksaan fisik dilakukan, tanda-tanda vital di catat dan data dasar di tegakkan untuk perbandingan masa yang akan datang. Pemeriksaan diagnostik mungkin dilakukan seperti analisa darah, endoskopi, rontgen, endoskopi, biopsi jaringan, dan pemeriksaan feses dan urine. Perawat berperan memberikan penjelasan pentingnya pemeriksaan fisik diagnostik.
Disamping pengkajian fisik secara umum perlu di periksa berbagai fungsi organ seperti pengkajian terhadap status pernapasan, fungsi hepar dan ginjal, fungsi endokrin, dan fungsi imunologi.
Status nutrisi klien pre operasi perlu dikaji guna perbaikan jaringan pos operasi, penyembuhan luka akan di pengaruhi status nutrisi klien. Demikian pula dengan kondisi obesitas, klien obesitas akan mendapat masalah post operasi dikarenakan lapisan lemak yang tebal akan meningkatkan resiko infeksi luka, juga terhadap kesulitan teknik dan mekanik selama dan setelah pembedahan.
b)     Informed Consent
Tanggung jawab perawat dalam kaitan dengan Informed Consent adalah memastikan bahwa informed consent yang di berikan dokter di dapat dengan sukarela dari klien, sebelumnya diberikan penjelasan yang gamblang dan jelas mengenai pembedahan dan kemungkinan resiko.
c)      Pendidikan Pasien Pre operasi
Penyuluhan pre operasi didefinisikan sebagai tindakan suportif dan pendidikan yang dilakukan perawat untuk membantu pasien bedah dalam meningkatkan kesehatannya sendiri sebelum dan sesudah pembedahan. Tuntutan klien akan bantuan keperawatan terletak pada area pengambilan keputusan, tambahan pengetahuan, keterampilan,dan perubahan perilaku.
Dalam memberikan penyuluhan klien pre operasi perlu dipertimbangkan masalah waktu, jika penyuluhan diberikan terlalu lama sebelum pembedahan memungkinkan klien lupa, demikian juga bila terlalu dekat dengan waktu pembedahan klien tidak dapat berkonsentrasi belajar karena adanya kecemasan atau adanya efek medikasi sebelum anastesi.
d)     Informasi Lain
Pasien mungkin perlu diberikan penjelasan kapan keluarga atau orang terdekat dapat menemani setelah operasi. Pasien dianjurkan berdo’a.Pasien diberi penjelasan kemungkinan akan dipasang alat post operasinya seperti ventilator, selang drainase atau alat lain agar pasien siap menerima keadaan post operasi.



D.          Peran Perawat Administratif
perawat administratif berperan dalam pengaturan manajemen penunjang pelaksanaan pembedahan. Biasanya terdiri dari perencanaan dan pengaturan staf, kolaborasi penjadwalan pasien bedah, perencanaan manajemen material, dan manajemen kinerja.
Peran perawat administratif :
a.       Perencanaan dan Pengaturan Staf
Pengaturan dan penjadwalan staf adalah tanggungbjawab manajemen tang dipercayakan dan diberikan kepada perawat administratif. Dalam upaya memenuhi standar ini, staf yang melakukan tanggung jawab administratif ini harus memahami cara untuk mengembangkan standar pengaturan dan penjadwalan staf.
Menurut Gruendemann (2006), ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam merencanakan pengaturan staf, yaitu :
1)      Mengidentifikasi jenis pekerjaan yang akan dilakukan
2)      Mengidentifikasi jumlah staf yang diperlukan
3)      Mengidentifikasi tipe pekerja yang diperlukan untuk pekerjaan tersebut
4)      Mengembangkan pola pengaturan untuk penjadwalan staf. Penjadwalan staf meliputi pengembangan kebijakan penjadwalan dan pengembangan jadwal kerja untuk staf.
b.      Identifikasi Jenis Pekerjaan
Dikamar operasi staf pekerjaan dibagi menjadi staf perawatan langsung dan staf perawatan tak langsung.
Staf perawatan langsung terdiri dari perawat scrub, perawat sirkulasi (unloop), perawat anestesi, dan perawat asisten operasi.
Staf perawatan tidak langsung tidak memberikan asuhan langsung kepada pasien. Semua personel tambahan yang diperlukan untuk mendukung ruang operasi, seperti sekretaris, teknisi instrumen, personel pelayanan lingkungan, personel transport, personel keuangan, dan perawat administratif dipertimbangkan juga sebagai pemberi perawatan tidak langsung.
Perencanaan jumlah staf perawatan langsung atau tidak langsung disesuaikan berdasarkan kebutuhan dari jumlah ruang operasi yang tersedia setiap jam per hari dan disesuaikan dengan kebujakan pada setiap institusi.
c.       Penjadwalan staf
Kebijakan penjadwalan menjadi kerangka kerja untuk mengembangkan jadwal kerja staf yang dilakukan secara adil dan konsisten, dalam kaitannya dengan pedoman penjadwalan yang jelas. Kebijakan harus mencakup tanggung jawab staf untuk bekerja pada akhir minggu, merotasi shift,  memenuhi panggilan, bekerja pada hari libur, dan bekerja tengah malam.
Kebijakan juga harus meliputi penetapan waktu libur dan mengidentifikasi rasio staf perawatan langsung seperti perawat scrub, perawat asisten operasi, dan perawat anestesi per shift.
d.      Penjadwalan Pasien Bedah
Dilakukan oleh perawat administratif berkolaborasi dengan dokter bedah pada setiap kamar bedah yang tersedia. Peran perawat supervisor atau administratif dalam mengatur jadwal pasien bedah bertujuan untuk menjaga kondisi para perawat perioperatif di kamar bedah.
Kolaborasi dilakukan dengan memperhitungkan jenis dan lamanya pembedahan.
e.       Manajemen Material dan Inventaris
Perawat administratif yang melakukan perencanaan dan control terhadap inventaris dan material biasanya adalah Kepala Perawat di ruang operasi yang dibantu oleh staf nonoperatif.
Barang inventaris yang berada digudang kamar operasi seperti kereta lemari, tempat pemnyimpanan kereta, tempet penyimpanan barang-barang khusus dikamar operasi, dan cabinet masing-masing kamar operasi. Persediaan tersebut dapat berupa peralatan medis dan bedah, barang steril dan non steril, obat-obatan, baki untuk instrumen, atau barang lain yang digunakan dikamar operasi. Inventaris biasanya selalu mengacu pada barang medis dan bedah yang sebagian besar bersifat habis pakai.
Fungsi kontrol  terhadap material dilakukan dengan tuuan untuk  memberikan rasa percaya antarstaf. Persediaan harus memadai jika sewaktu-waktu diperlukan.
f.       Pengaturan kinerja
Pengaturan kinerja dengan cara yang sistematis agar staf dapat mencapai tujuan penyelesaian tugas secara optimal.
Perencanaan kegiatan sistematis direncanakan  secara individual terhadap seluruh staf, misalnya pengaturan staf baru dengan metode orientasi dasar, bimbingan kompetensi kamar operasi, dan pengenalan alat canggih. Implementasi kegiatan dapat berupa umpan balik terhadap hasil yang terlaksana. Penilaian kinerja staf akan mencermati hasil disesuaikan dengan kebijakan institusi.





E.           Peran Perawat Instrumen
Perawat scrub atau di Indonesia dikenal sebagai perawat instrumen memiliki tanggung jawab terhadap manajemen instrumen operasi pada setiap jenis pembedahan. Secara spesifik peran dan tanngung jawab dari perawat instrumen adalah sebgai berikut :
1)      Perawat instrumen menjaga kelengkapan alat instrumen steril yang sesuai dengan jenis operasi.
2)      Perawat instrumen harus selalu mengawasi teknik aseptik dan memberikan instrumen kepada ahli bedah sesuai kebutuhan dan menerimanya kembali
3)      Perawat instrumen harus terbiasa dengan anatomi dasar dan teknik-teknik bedah yang sedang dikerjakan.
4)      Perawat instrumen harus secara terus menerus mengawasi prosedur untuk mengantisipasi segala kejadian
5)      Melakukan manajemen sirkulasi dan suplai alat instrumen operasi. Mengatur alat-alat yang akan dan telah digunakan. Pada kondisi ini perawat instrumen harus benar-benar mengetahui dan mengenal alat-alat yang akan dan telah digunakan beserta nama ilmiah dan mana biasanya, dan mengetahui penggunaan instrumen pada prosedur spesifik.
6)      Perawat instrumen harus mempertahankan integritas lapangan steril selama pembedahan.
7)      Dalam menangani instrumen, Perawat instrumen harus mengawasi semua aturan keamanan yang terkait. Benda-benda tajam, terutama skapel, harus diletakkan dimeja belakang untuk menghindari kecelakaan.
8)      Perawat instrumen harus memelihara peralatan dan menghindari kesalahan pemakaian.
9)      Perawat instrumen harus bertanggung jawab untuk mengkomunikasikan kepada tim bedah mengenai setiap pelanggaran teknik aseptik atau kontaminasi yang terjadi selama pembedahan.
10)  Menghitung kasa, jarum, dan instrumen. Perhitungan dilakukan sebelum pembedahan dimulai dan sebelum ahli bedah menutup luka operasi.


F.           Peran Perawat Sirkulasi
Perawat sirkulasi atau dikenal juga dengan sebutan perawat unloop bertanggung jawab menjamin terpenuhinya perlengkapan yang dibutuhkan oleh perawat instrumen dan mengobservasi pasien tanpa menimbulkan kontaminasi terhadap area steril.
Perawat sirkulasi adalah petugas penghubung antara area steril dan bagian ruang operasi lainnya. Secara umum, peran dan tangggung jawab perawat sirkulasi adalah sebagai berikut :
1)      Menjemput pasien dari bagian penerimaan, mengidentifikasi pasien, dan memeriksa formulir persetujuan.
2)      Mempersiapkan tempat operasi sesuai prosedur dan jenis pembedahan yang akan dilaksanakan. Tim bedah harus diberitahu jika terdapat kelainan kulit yang  mungkin dapat menjadi kontaindikasi pembedahan.
3)      Memeriksa kebersihan dan kerapian kamar operasi sebelum pembedahan. Perawat sirkulasi juga harus memperhatikan bahwa peralatan telah siap dan dapat digunakan. Semua peralatan harus dicoba sebelum prosedur pembedahan, apabila prosedur ini tidak dilaksanakan maka dapat mengakibatkan penundaan atau kesulitan dalam pembedahan.
4)      Membantu memindahkan pasien ke meja operasi, mengatur posisi pasien, mengatur lampu operasi, memasang semua elektroda, monitor, atau alat-alat lain yang mungkin diperlukan.
5)      Membantu tim bedah mengenakan busana (baju dan sarung tangan steril)
6)      Tetap ditempet selema prosedur pembedahan untuk mengawasi atau membantu setiap kesulitan yang mungkin memerlukan bahan dari luar area steril
7)      Berperan sebagai tangan kanan perawat instrumen untuk mengambil, membawa, dan menyesuaikan segala sesuatu yang diperlukan oleh perawat instrumen. Selain itu juga untuk mengontrol keperluan spons, instrumen dan jarum.
8)      Membuka bungkusan sehingga perawat instrumen dapat mengambil suplai steril.
9)      Mempersiapkan catatan barang yang digunakan serta penyulit yang terjadi selama pembedahan.
10)  Bersama dengan perawat instrumen menghitung jarum, kasa, dan kompres yang digunakan selama pembedahan.
11)  Apabila tidak terdapat perawat anestesi, maka perawat sirkulasi membantu ahli anestesi dalam melakukan induksi anestesi.
12)  Mengatur pengiriman specimen biopsy ke labolatorium
13)  Menyediakan suplai alat instrumen dan alat tambahan.
14)  Mengeluarkan semua benda yang sudah dipakai dari ruang operasi pada akhir prosedur, memastikan bahwa semua tumpahan dibersihkan, dan mempersiapkan ruang operasi untuk prosedur berikutnya.




G.    Peran Perawat Anestesi
Perawat anestesi adalah perawat dengan pendidikan perawat khusus anestesi. Peran utama sebagai perawat anestesi pada tahap praoperatif adalah memastikan identitas pasien yang akan dibius dan melakukan medikasi praanestesi. Kemudian pada tahap intraoperatif bertanggung jawab terhadap manajemen pasien, instrumen dan obat bius membantu dokter anestesi dalm proses pembiusan sampai pasien sadar penuh setelah operasi.
Pada pelaksanaannnya saat ini, perawat anestesi berperan pada hampir seluruh pembiusan umum. Perawat anestesi dapat melakukan tindakan prainduksi, pembiusan umum, dan sampai pasien sadar penuh diruang pemulihan.
Peran dan tanggung jawab perawat anestesi secara spesifik antara lain :
1)      Menerima pasien dan memastikan bahwa semua pemeriksaan telah dilaksanakan sesuai peraturan institusi
2)      Melakukan pendekatan holistik  dan menjelaskan perihal tindakan prainduksi
3)      Manajemen sirkulasi dan suplai alat serta obat anestesi
4)      Pengaturan alat-alat pembiusan yang telah digunakan.
5)      Memeriksa semua peralatan anestesi (mesin anestesi, monitor dan lainnya) sebelum memulai proses operasi.
6)      Mempersiapkan jalur intravena dan arteri, menyiapkan pasokan obat anestesi, spuit, dan jarum yang akan digunakan; dan secara umum bertugas sebagai tangan kanan ahli anestesi, terutama selama induksi dan ektubasi.
7)      Membantu perawat sirkulasi memindahkan pasien serta menempatkan tim bedah setelah pasien ditutup duk dan sesudah operasi berjalan.
8)      Berada di sisi pasien selama pembedahan, mengobservasi, dan mencatat status tanda-tanda vital, obat-obatan, oksigenasi, cairan, tranfusi darah, status sirkulasi, dan merespon tanda komplikasi dari operator bedah.
9)      Memberikan segala sesuatu yang dibutuhkan ahli anestesi untuk melakukan suatu prosedur (misalnya anestesi local, umum, atau regional)
10)  Member informasi dan bantuan pada ahli anestesi setiap terjadi perubahan status tanda-tand vital pasien atau penyulit yang mungkin mengganggu perkembangan kondisi pasien.
11)  Menerima dan mengirim pasien baru untuk masuk ke kamar prainduksi dan menerima pasien di ruang pemulihan .

H.          Peran Perawat Ruang Pemulihan
Perawat ruang pemulihan adalah perawat anestesi yang menjaga kondisi pasien sampai sadar penuh agar bisa dikirim kembali ke ruang rawat inap.
Tanggung jawab perawat ruang pemulihan sangat banyak karena kondisi pasien dapat memburuk dengan cepat pada fase ini. Perawat yang bekerja diruangan ini harus siap dan mampu mengatasi setiap keadaan darurat. Walaupun pasien di ruang pemulihan merupakan tanggung jawab ahli anestesi, tetapi ahli anestesi mengandalkan keahlian perawat untuk memantau dan merawat pasien sampai bbenar-benar sadar dan mampu dipindahkan keruang rawat inap.








DAFTAR PUSTAKA


Muttaqin, Arif dan Kumala Sari.2009.Asuhan Keperawatan Perioperatif Konsep, Proses, dan Aplikasi. Jakarta : Salemba Medika.

Senin, 12 Mei 2014


Sebagian besar postingan di-blog di sembunyikan, karena blog akan melewati tahap penilaian :)

Selasa, 29 April 2014

Mimpi yang di alami selama kehamilan

Perempuan lebih peka terhadap mimpi selama masa kehamilan. Itu karena tidur mereka sangat nyenyak. Kadang juga mereka terbangun di tengah mimpi. Ibu hamil sering mengeluh mimpi buruk selama hamil. Pakar kehamilan berpendapat ketakukan berlebih pada mimpi buruk ternyata bisa berpengaruh pada proses persalinan dan kehidupan pasca melahirkan.

Mimpi buruk yang menggangu tidur sangat biasa di kalangan ibu hamil. Faktanya 42 persen ibu hamil bermimpi bayi mereka ada dalam bahaya. Berdasarkan penelitian, mimpi buruk adalah refleksi kekhawatiran si ibu pada terhadap proses persalinan yang tidak berjalan lancar.

Namun pada minggu-minggu akhir kehamilan, mimpi buruk akan berubah menjadi indah. Mimpi tentang bintang, binatang, perjalanan hidup, dan mimpi bertema teatrikal adalah cerminan kehidupan nyata si ibu. Seorang ibu di Amerika Serikat Amanda Moses bercerita kalau ia mimpi aktor Johnny Depp menang Piala Oscar. “Saya berada di sebelah Johnny dan menangis. Saya juga mengucapkan pidato terima kasih kepada penonton,” katanya. Setelah bangun, kata Amanda perasaannya sangat puas dan ia berharap mimpi di awal kehamilan sama menyenangkannya pada saat akhir menjelang persalinan. 

Sementara Psikolog dan pengarang buku of Every Dream Interpreted Veronica Tonay, Ph.D. berpendapat Ibu hamil juga biasanya bermimpi tentang bintang. “Ternyata binatang yang mereka mimpikan punya sifat seperti manusia,” katanya. Kenapa binatang sering muncul? Veronica menambahkan, itu karena binatang melambangkan pertemanan dan bisa membuat si ibu merasa tenang.


Mengatasi Mimpi Buruk Saat Hamilan.

Mimpi buruk saat hamil memang bisa membuat si ibu ketakukan. Jika khawatir, ceritakan mimpi tersebut kepada pasangan atau orang terdekat. David Kuhlmann, M.D., direktur terapi mimpi dari Bothwell Regional Health Center, Sedalia, Missouri menrekomendasikan, membuat catatan mimpi buruk. Caranya, catat semua kegelisahan yang dirasakan sebelum tidur. Pagi harinya setelah bangun catat semua mimpi yang diingat. “Dengan membandingkan apa yang Anda rasakan sebelum tidur dengan mimpi yang terjadi, bisa disimpulkan bahwa ada hubungan antara kegelisahan dan mimpi buruk. Jika Anda menyadari hal tersebut, mimpi buruk bisa dihindari dengan cara menuliskan hal yang positif sebelum tidur,” katanya.

Si Ayah Juga Bermimpi.

Tak hanya ibu, si ayah juga bermimpi buruk tentang proses persalinan. Bedanya mereka tidak menceritakan mimpi tersebut kepada orang lain. “Mimpi mereka seperti ibu hamil. Mengikuti berapa lama usia kandungan,” kata Veronica Tonay Ph.D. Biasanya pada trimester pertama, seorang ayah mimpi berhubungan badan dengan perempuan lain. Pada trimester kedua pria bermimpi tentang rasa sayang dan perhatian kepada pasangan mereka sekaligus mimpi menjadi ayah yang baik. Sementara pada trimester ketiga, pria biasa bermimpi menjadi pahlawan atau mimpi menjadi dokter yang melakukan persalinan pasangannya.


Jumat, 25 April 2014

Keluhan Ibu Hamil dan Solusinya

Selama kurang lebih 9 bulan, seorang wanita yang sedang hamil akan mengalami berbagai macam keluhan khas ibu hamil. Keluhan yang muncul berbeda-beda antara wanita yang satu dengan lainnya. Ada yang merasakan begitu banyak keluhan, tapi ada yang hanya mengalami satu atau dua keluhan. Ada ibu hamil yang kepayahan selama 9 bulan, ada yang hanya beberapa bulan pertama (biasanya pada trimester/3 bulan pertama), dan ada pula yang menjalani kehamilan tanpa keluhan yang berarti. Berikut ini akan disampaikan 

beberapa keluhan khas ibu hamil sekaligus solusi untuk mengatasinya.
  • Keletihan yang terus menerus.
Keletihan yang dialami ibu hamil merupakan sesuatu hal yang wajar. Tubuh ibu hamil bekerja lebih keras dibanding tubuh yang tidak sedang hamil, bahkan dalam kondisi sedang beristirahat sekalipun. Hanya saja ibu hamil tidak menyadari bahwa tubuhnya sedang bekerja keras dan menyesuaikan diri dengan banyaknya tuntutan fisik dan emosional dari kehamilan.
Solusi :
  1. Pastikan bahwa Anda cukup tidur, terutama di malam hari.
  2. Kerjakan pekerjaan yang harus Anda selesaikan semampunya saja (jangan memaksakan diri).
  3. Mintalah bantuan pada suami atau orang-orang terdekat jika Anda merasa tidak mampu melakukan suatu pekerjaan.Usahakan melakukan olahraga ringan, karena terlalu banyak istirahat dan kurangnya aktivitas justru akan meningkatkan keletihan.
  4. Jika keletihannya sangat parah, terutama jika disertai dengan pingsan, pucat, sesak nafas, denyut jantung sangat cepat, maka segera periksakan diri Anda ke dokter.

  • Mual dan muntah.
Keluhan ini bisaanya terjadi pada awal kehamilan. Karena sering terjadi pada pagi hari, kondisi ini disebut juga “morning sickness”. Muntah yang berlebihan dapat menyebabkan kekurangan gizi maupun dehidrasi (kekurangan cairan).

Solusi :

  1. Makan sedikit-sedikit, tetapi sering. Sebaiknya makanan dimakan dalam kondisi hangat.
  2. Makanlah makanan selingan seperti biskuit atau roti kering dengan minuman hangat saat bangun pagi dan sebelum tidur.
  3. Hindari mengkonsumsi tembakau (merokok), alkohol, kafein, minuman berkarbonasi (soda), makanan berminyak, berlemak dan berbau menyengat.
  4. Hindari pemandangan, bau, dan rasa makanan yang membuat Anda mual.
  5. Perbanyak minum air putih diantara waktu makan.
  6. Konsumsi suplemen/vitamin tambahan khusus untuk ibu hamil. Kandungan vitamin B6 dapat membantu meredakan mual pada beberapa ibu hamil.
  7. Istirahat yang cukup dan berkualitas.
  8. Bangun pagi secara perlahan-lahan. Jangan langsung turun dari tempat tidur dengan tergesa-gesa, karena hal tersebut dapat memperparah mual.
  9. Sikatlah gigi dengan pasta gigi yang rasa dan aromanya tidak menambah mual atau berkumur setiap selesai makan dan muntah. Selain menyegarkan mulut dan mengurangi mual, kebisaaan ini juga dapat menjaga kesehatan gigi dan gusi.
  • Mengidam (sangat menginginkan) atau justru membenci makanan tertentu
Mengidam atau justru membenci suatu makanan merupakan hal yang wajar dan terkait dengan perubahan hormonal terutama pada awal-awal kehamilan. Terkadang hal ini juga dipengaruhi oleh kebutuhan emosional dari ibu hamil.

Solusi :

  1. Selama makanan yang diinginkan tidak berbahaya bagi ibu hamil beserta janinnya dan bisa dipenuhi (permintaan yang wajar), maka sah-sah saja mengonsumsi makanan tersebut.
  2. Sebaliknya, jika Anda sangat membenci makanan tertentu, maka Anda tidak perlu memaksakan diri untuk memakannya, hanya saja Anda tetap perlu mencari penggantinya yang memiliki kandungan gizi yang setara.
  3. Mintalah pengertian dari suami atau orang terdekat dan ungkapkan perasaan Anda sehingga kebutuhan emosional Anda terpenuhi.

  • Banyaknya produksi ludah
Produksi ludah yang berlebihan merupakan gejala umum dari kehamilan yang tidak menyenangkan tapi tidak berbahaya, biasanya tidak berlangsung lama dan akan menghilang setelah beberapa bulan pertama.

Solusi :

  1. Sering bersiwak atau sikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung mentol atau mint.
  2. Berkumur dengan cairan atau obat kumur yang mengandung mentol/mint.
  • Merasakan tekanan di perut bagian bawah
Anda tidak perlu terlalu khawatir ketika merasakan adanya tekanan di perut bagian bawah selama tidak ada nyeri, perdarahan, dan gejala lain terkait dengan keguguran atau kehamilan ektopik (hamil di luar kandungan). Tekanan yang Anda rasakan di perut bagian bawah ini kemungkinan besar karena tubuh menangkap sinyal perubahan di perut bagian bawah yang merupakan lokasi rahim saat ini. Apa yang Anda rasakan merupakan sensasi penanaman embrio (bakal janin) di dinding rahim, bertambahnya aliran darah, menebalnya lapisan dinding rahim, dan bertambah besarnya ukuran rahim.
Solusi :
  1. Gunakan pakaian yang nyaman (tidak ketat)
  2. Ganti celana dalam Anda dengan ukuran yang lebih sesuai supaya tidak menambah tekanan pada perut.
  3. Konsultasikan dengan dokter Anda jika keluhan ini bertambah parah atau disertai gejala lain seperti nyeri, perdarahan, dan lain-lain.
  • Sering buang air kecil
Wanita hamil biasanya akan mengalami sering buang air kecil pada trimester (tiga bulan) pertama dan ketiga. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya volume cairan tubuh dan meningkatnya kerja ginjal, sehingga mempercepat pembuangan produk sisa. Selain itu, makin diperparah dengan adanya tekanan dari rahim yang membesar pada kandung kemih.
Solusi :
  1. Jangan khawatir dan jangan mengurangi jumlah cairan yang masuk ke tubuh Anda karena tubuh Anda membutuhkan cairan yang cukup selama hamil.
  2. Anda hanya boleh membatasi minum ketika menjelang tidur malam untuk menghindari sering terbangun pada malam hari.
  • Nyeri ulu hati dan gangguan pencernaan
Di awal kehamilan, tubuh memproduksi sejumlah besar hormon progesteron dan relaksin yang cenderung melemaskan jaringan otot polos di semua bagian tubuh, termasuk di saluran pencernaan. Akibatnya, kadang-kadang makanan bergerak lebih lambat melalui sistem pencernaan, sehingga memunculkan perasaan kembung dan penuh. Mungkin hal ini terasa tidak nyaman bagi Anda, tapi pelambatan ini menguntungkan bagi janin karena memungkinkan penyerapan zat gizi ke dalam aliran darah dan pada gilirannya ke plasenta (ari-ari) dan janin.
Nyeri ulu hati
terjadi bila cincin otot yang memisahkan esofagus (kerongkongan) dengan lambung melemas sehingga makanan dan asam lambung mengalir kembali dari lambung ke esofagus. Asam lambung ini mengiritasi dinding esofagus yang peka sehingga menyebabkan sensasi panas atau perih di area dekat jantung. Selama bulan-bulan terakhir dari kehamilan, masalah ini makin diperparah dengan pembesaran rahim sehingga menekan lambung.

Solusi :

  1. Hindari kenaikan berat badan yang berlebihan supaya tidak terjadi penekanan berlebihan pada lambung.
  2. Jangan mengenakan pakaian yang ketat di sekitar perut atau pinggang.
  3. Hindari makan terlalu banyak dalam sekali waktu, akan lebih baik jika Anda makan dengan porsi kecil tapi lebih sering.
  4. Makan dengan perlahan dan kunyahlah dengan sempurna.
  5. Hindari makanan yang menimbulkan rasa tidak nyaman pada lambung, seperti makanan pedas, berbumbu kuat, gorengan, makanan berlemak, coklat, kopi, minuman bersoda, dan lain-lain.

  • Pusing
Pada trimester pertama kehamilan, pusing bisa terjadi karena tidak cukupnya pasokan darah untuk memenuhi sistem peredaran darah yang sedang mengembang dengan cepat. Pada trimester kedua, pusing bisa disebabkan oleh tekanan rahim yang membesar pada pembuluh darah ibu. Pusing juga bisa menyerang setiap kali Anda bangun terlalu cepat dari posisi duduk atau berdiri. Ini disebabkan oleh peralihan darah yang tiba-tiba dari otak ketika Anda mengganti posisi. Anda juga bisa merasakan pusing ketika kadar gula rendah, dehidrasi (kekurangan cairan), dan ketika sedang berada dalam ruangan yang pengap.


Solusi :

  1. Selalu bangun dengan bertahap (tidak tiba-tiba)
  2. Makan dalam porsi kecil dan lebih sering, serta mengonsumsi camilan sehat.
  3. Minum dalam jumlah yang cukup (8 gelas sehari), dan lebih banyak lagi ketika cuaca panas atau Anda sedang berolahraga.
  4. Hindari berada dalam ruangan yang pengap, cari udara segar, dan selalu buka lebar jendela ruangan Anda.
  5. Jika kepala terasa pusing dan hampir pingsan, cobalah untuk meningkatkan aliran darah ke otak dengan berbaring, jika mungkin dengan kaki ditinggikan, atau duduk dengan kepala diletakkan di antara lutut, sampai pusing berangsur hilang. Jika tidak ada tempat untuk berbaring atau duduk, berlututlah dengan satu lutut dan bungkukkan tubuh ke depan seperti ketika Anda mengikat tali sepatu.
  6. Konsultasikan pada dokter Anda jika pusing dan hamper pingsan ini sering terjadi, karena bisa jadi merupakan pertanda anemia sehingga perlu dipantau lebih lanjut

  • Baal dan kesemutan di tangan
Baal (mati rasa) dan kesemutan pada tangan dan kaki ketika hamil merupakan gejala yang normal selama hamil dan disebabkan oleh tekanan pada saraf oleh jaringan yang membengkak. Jika baal dan nyeri hanya terjadi pada ibu jari, telunjuk, jari tengah, dan sebagian dari jari manis, kemungkinan Anda mengalami carpal tunnel syndrome (sindrom saluran karpal). Ini disebabkan oleh membengkaknya saluran karpal yang berada di pergelangan tangan dan tempat berjalannya saraf menuju jari-jari, sehingga menimbulkan baal, kesemutan, rasa panas, dan nyeri, yang bisaanya memburuk pada malam hari. Nyeri dari sindrom saluran karpal yang terjadi karena kehamilan, biasanya akan membaik 2 atau 3 pekan pasca persalinan.

Solusi :
  1. Usahakan tangan tidak tertindih selama tidur.
  2. Jika terjadi baal dan kesemutan, gantungkan tangan yang baal di sisi tempat tidur dan guncangkan dengan keras, tindakan ini akan meredakan baal.
  3. Istirahatkan tangan sesekali jika Anda sering menggunakan tangan dalam bekerja (misal mengetik).
  • Sesak nafas
Hormon kehamilan merangsang pusat pernafasan untuk meningkatkan frekuensi dan kedalaman nafas sehingga Anda merasa sulit bernafas. Selain itu, sesak nafas juga bisa disebabkan oleh adanya pembengkakan pembuluh darah kapiler dari saluran pernafasan dan bagian tubuh lainnya, mengendurnya otot-otot paru, saluran bronchus (cabang paru), dan otot-otot lain. Tekanan rahim yang membesar pada diafraghma dapat menyesakkan paru-paru sehingga paru-paru sulit mengembang dengan penuh.


Solusi :

  1. Tetap tenang dan rileks akan sangat membantu untuk menghindari terjadinya sesak nafas.
  2. Mungkin Anda akan lebih mudah bernafas jika posisi anda tegak dan tidak menyandar ke belakang.
  3. Jika Anda sulit tidur dalam posisi berbaring, cobalah untuk tidur pada posisi setengah duduk (disangga dengan 2 atau 3 bantal).
  4. Hindari kerja fisik yang keras.
  5. Segera temui dokter Anda jika sesak nafas yang Anda alami sangat parah, disertai dengan pernafasan yang cepat, bibir dan ujung jari kebiruan, nyeri dada, dan atau denyut nadi yang cepat.

  • Sakit punggung

Selama hamil, sendi pinggul yang biasanya stabil akan melonggar untuk mempermudah keluarnya bayi pada saat lahir. Bersamaan dengan besarnya perut, kondisi ini membuat kondisi tubuh anda tidak seimbang. Untuk mengimbanginya Anda cenderung menarik pundak dan leher ke arah belakang sehingga punggung bawah akan melengkung, otot punggung terlalu tertarik, dan nyeri.

Solusi :

  1. Menjaga pertambahan berat badan agar tidak terlalu berlebihan.
  2. Jangan menggunakan sepatu tumit tinggi.
  3. Jangan mengangkat benda dengan tiba-tiba. Stabilkan dulu posisi tubuh dengan mengambil posisi melebar (kaki terpisah selebar pundak) dan setengah berjongkok. Tekuklah lutut, dan bukan pinggang Anda.
  4. Usahakan tidak berdiri atau duduk terlalu lama.
  5. Ketika Anda berdiri di atas lantai yang keras (misalnya ketika memasak atau mencuci piring) letakkan keset di bawah kaki untuk mengurangi tekanan.
  6. Pilihlah kursi atau tempat duduk dengan sandaran punggung yang lurus, berlengan, dan bantalan yang keras atau tidak terlalu empuk.
  7. Gunakan kompres (dengan handuk atau lap) panas dan dingin secara bergantian untuk meredakan nyeri otot, masing-masing bergantian tiap 15 menit.


PENUTUP

Masih banyak keluhan yang mungkin akan muncul selama seorang wanita mengandung bayinya. Pada dasarnya, keluhan-keluhan khas ibu hamil biasanya akan membaik atau menghilang setelah bayi lahir. Untuk itu, hendaknya ibu hamil bersabar dalam menjalani kehamilannya dan senantiasa optimis akan bisa menjalaninya dengan baik. Sekian penjelasan tentang keluhan ibu hamil dan solusinya. Semoga bermanfaat.





Ditulis oleh : dr. Avie Andriyani

Kamis, 24 April 2014

9 Penyebab Perdarahan pada Kehamila

SAAT hamil hampir dipastikan setiap ibu ingin agar kehamilannya berjalan lancar dan sehat. Jika ada pertanda yang tak lazim, sekecil apapun itu tentu akan menimbulkan pertanyaan bagi si ibu dan suaminya. Contoh hal yang paling sering menimbulkan ketakutan bagi masyarakat ialah apabila menemukan bercak/flek darah, atau bahkan perdarahan pada saat kehamilan.

Perdarahan saat kehamilan memang cukup sering terjadi, perihal berbahaya atau tidak itu cukup relative, perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Perlu juga diingatkan bahwa bahaya atau tidaknya perdarahan dalam kehamilan tidak ditentukan oleh seberapa banyak darah yang keluar, melainkan dari berbagai faktor.

Hal-hal yang perlu kita ketahui mengenai pendarahan selama kehamilan:

Usia Kandungan Berpengaruh
Kasus yang paling banyak ditemui adalah perdarahan sebelum persalinan, ini bisa terjadi sejak kandungan berusia dibawah 20 minggu, dan seringnya resikonya adalah keguguran.
Perdarahan yang keluar melalui vagina memang banyak terjadi pada trimester pertama (bulan 1-3) dalam kehamilan.
Sementara perdarahan yang terjadi pada trimester 2,dan 3 sering kali merupakan pertanda adanya komplikasi.

Penyebab Perdarahan

Berikut ini adalah 9 hal yang pada umumnya dapat menyebabkan wanita hamil mengalami perdarahan :

  • Implantasi, biasanya terjadi pada masa-masa awal kehamilan, dan sering dikira darah haid.
  • Infeksi, infeksi jalan lahir dan serviks (leher rahim), juga dapat menyebabkan perdarahan.
  • Polip serviks, tumor jinak pada leher rahim sering memberikan gejala bercak darah.
  • Keguguran, meski tidak semua perdarahan di awal kehamilan berujung keguguran, namun hal ini paling sering terjadi.
  • Kehamilan ektopik (hamil diluar kandungan), pada kasus seperti ini, kehamilan tidak dapat berlanjut, dan tempat implantasi akan robek sehingga terjadi perdarahan.
  • Kehamilan mola/ hamil anggur, merupakan kehamilan abnormal dengan ciri utama, jaringan hasil pembuahan sel telur (konsepsi) berisi gelembung-gelembung cairan yang menyerupai anggur.
  • Plasenta previa, yakni kondisi letak plasenta yang menutupi jalan lahir baik sebagian ataupun seluruhnya.
  • Solusio plasenta, ini merupakan kondisi dimana plasenta terlepas sebelum waktunya (saat kelahiran).
  • Vasa previa, ini merupakan keadaan dimana ada pembuluh darah yang melewati bagian dalam mulut rahim. Walaupun keadaan ini sangat jarang akan tetapi perlu juga diketahui sebagai sebagai salah satu penyebab perdarahan saat ibu hamil.

Tips Hadapi Perdarahan

Yang paling penting adalah jangan panik, inilah sejumlah tips untuk mengatasinya:

  1. Pastikan anda hamil, ini sering kali tidak cukup hanya menggunakan alat pregnancy test. Biarkan dokter kandungan anda yang memastikannya.
  2. Segera setelah menemukan perdarahan, istirahatlah. Biarkan suami atau keluarga dekat mempersiapkan keberangkatan anda ke rumah sakit untuk menemui dokter kandungan.
  3. Melalui sejumlah pemeriksaan, dokter dapat menentukan keadaan kehamilan, termasuk memastikan kehamilan itu baik atau tidak.
  4. Ikuti saran dokter, termasuk jika dokter menyarankan anda untuk bed rest (istirahat).
  5. Bila ternyata telah terjadi keguguran atau kondisi lainnya yang membuat berakhirnya kehamilan, tabahlah. Untuk selanjutnya, sebaiknya anda mempersiapkan kehamilan sejak awal, termasuk melakukan pemeriksaan kondisi kesehatan sebelum hamil agar dapat meminimalkan resiko kejadian yang tidak diharapkan.




SUMBER : dr.I.B.Gede Putera P.W.

Rabu, 15 Januari 2014

KANGEN DIA

Sore…


Gak tau kenapa hari ini aku pengen banget nge-blog lagi, yeps I miss my blog *cium layar laptop*
Sore ini gak tau kenapa gini banget rasanya, langit yang mellow sendu dan di sangat mendukung suasana buat ngegalau ! dan kebetulan pake banget sore ini….. eh bukan sih~ dari kemaren siang malahan, I miss my pastsomeone *gitu kalok gk salah*

Eheeeemm………… sebelum terlalu jauh, aku minta maaf dlu sama firman, “maaf mungkin hari ini sampai gak tau kapan mungkin aku kangen sama dia dulu ya?” yaaaps sudah minta izin perkara dia tau atau enggak yang penting udah ngeijin dlu *jitakin kepala*

Hey kamu!! Yang dari dlu aku ngeharap aku dan kamu bisa jadi KITA tapi apa daya hati dan perasaan tak sampai :’) dan sampai sekarang pun gak kesampaian juga :D malah kita sudah punya gandengan masing-masing, tapi walaupun gk sampai jadi KITA kamu udah ngasih banyak banget kenangan buat aku, yaaa walaupun banyak tragis, ngenes, sedih, mewek dsblah~ tapi ada kok yang sweet dan unyu :3

Berawal dari tanyain Tiket Pesawat LOP-JOG yaaaa, berawal kamu nelfon-nelfon gak tak angkatin grgr yaaaaa setiap aku lagi di solo mana pernah full time depan Hp kayak pas lagi di Jogja hehehe maaf lho yaa, tpkan tetep dapet denger suaraku yang ME-DHOKkan ? :3

Oh iya kangennya ini pertama terjadi pas denger suaramu ngetawain logatku yang udah berubah jadi ME-DHOK banget di tambah ngeSok imut gitu, yaaa gimana gk medhok lagi yaa emang aku aslinya orang jawa dan kebetulan sekali setalah terdampar di Lombok 6 tahun terdampar lagi di jawa dan di jogja pula :’) gimana gak tambah DHOK lagi ME-DHOKnya :’)

Nah ngolok-ngoloknya kan udah selesai tuh.. yang pas tadi itu nelfonnya belum selesai soalnya aku gak bawa smartphone buat browsing-in dia tiket dari LOP-JOG nah aku bilang aja, “nanti ya kalok aku udah smpe rumah aku browsing-in” nah sampelah rumah beneran tapi gak sempet browsing grgr keburu bakal balek ke jogja takut kemalaman dan gak dapet tiket kereta, tapi gak apa :3 setelah semua sudah beres dan aku udah siap balek ke PRIVATE KINGDOM

Kejadian itu di dalam kereta PRAMEX dan kebetulan banget dapet di Gerbong cewek tapi ada gk enaknya juga kalok sudah di Gerbong cewek, biasa jam segini *liat jam* yang ada Cuma kereta Ekonomi, biasanya yaa di dalam kereta ngobrol sama mbk’e tapi kebetulan hari itu gk balek bareng mbk’e dan akhirnya momec (momot meco/ diam seribu diam) sendirian....

Setelah agak bosanzzz dengan game yang di tablet, aku ngeluarin smartphone ku yaaaa karena tabletnye “wifi-only” maklum hadiah… dan di kereta ekonomi gk ada wifinya, aku browsing pake smartphone biasa, pas browsing aku inget tadi kejadian pas nelfonan dan aku mulai browsing-browsing gitu andz… dapetlah info budget & time flight  LOP-JOG sesuai tgl yang dia mau, pas udah dapet informasi yang pas, nelfonlaaah lagi aku :3 tapi pas yang sekarang di angkatnya agak lama, tapi gpp tetep diangkat kok soalnya dia dalam keadaan tidur sore :3 nah ngobrol-ngobrollah jadinya gituh.. *muka kesemsem* tapi gak lama kemudian di tengah asyiknya pembicaraan si eyang nelfon -.- apaan siih gk tau bgt ya ini si eyang, dengan terpaksa tak angkat dan yang di sebrang sono yang tadinya tak hold-in malah ikut kematiin -,- sebenernya masi kangen gituh, mau nelfon lagi malu nah tapi masi pengen akhirnya aku ngesms gtu dan ternyataaa *mata berbinar muka kesemsem* DIPERBOLEHIN nah yaudah nelfon lagi dan……… TERNYATA dia itu tambah baik dan perhatian banget :$ seperti tadi yaaa di keasyikan perbincangan eyang nelfon -_- tapi gk tak angkat kok :3 nah, tapi mungkin dongkol ya gk tak angkat si eyang ngesms dan nyuruh nge-angkat akhirnya tak angkat lagi deh, dan yang sebrang sono mati lagi deh, but it’s no problemlaaah setidaknya udah buat keBETEan di kereta ilang di gantiin KESEMSEMAN :3 pas banget pas selese nelfon selese juga tu perjalanan keretanya :D masi pengen nelfon lagi tapi rasanya sangat tidak mungkin karna banyak SPYnya firman di jogja termasuk di kos hehehhe

Yaudah sampe disini ajalah… Terimakasih yaaa atas semua waktumu yang udah kamu luangkan buat aku :3 sampe ketemu besok tanggal 20an di SBY sebelum kamu ke mataram :’D I MISS YOU SO BADLY ! AND I HOPE WHEN I WAS IN SBY YOU CAN SPARE TIME FOR ME TO DINNER OR MEET WITH ME :’)

YUHUUUU GALAU LAGI KAN HAHAHAHA :D BUT IT’S NOT PROBLEM J

PERTAMA KALI KE BANGKOK, BUDGET + ITINERARY 5N 6D

HALOOOO BLOG!! Sudah berapa tahun kah aku gak posting di blog??? Sepertinya lamaaa sekali yaaa huhu karena kehabisan content... Ka...